RSS

Komoditas Pertanian Provinsi Banten

10 May

padi-agrobost

Provinsi Banten memiliki letak dan lokasi yang strategis, yaitu
sebagai pintu gerbang arus pergerakan manusia, barang dan jasa antara
Pulau Jawa dan Pulau Sumatera serta adanya kedekatan jarak dengan dua pusat pertumbuhan nasional (DKI Jakarta dan Bandung). Provinsi Banten juga merupakan simpul perdagangan antarwilayah, dan terletak pada jalur pelayaran dan penerbangan baik nasional maupun internasional. Sehingga hal ini memberikan keuntungan atau nilai strategis bagi pertumbuhan dan perkembangan wilayah provinsi tersebut.

Salahsatu potensi yang dimiliki oleh Provinsi Banten adalah sumber
daya alam (SDA) yang cukup melimpah, khususnya potensi pertanian. Sektor pertanian merupakan salahsatu kegiatan basis bagi sebagian besar penduduk Provinsi Banten. Dalam struktur perekonomian maupun komposisi penduduk menurut mata pencaharian terlihat bahwa sektor pertanian merupakan salahsatu sektor yang masih dominan. Hal ini berarti bahwa salahsatu motor penggerak pertumbuhan wilayah yang utama masih mengandalkan sektor pertanian.

Hubungan keterkaitan aliran komoditas pertanian unggulan antar
daerah/wilayah di Provinsi Banten, terjadi baik antar daerah internal
maupun dengan daerah luar (External region). Dengan segala potensi atau
kelebihan (kedudukan dan fungsi) Provinsi Banten sangat memungkinkan
wilayah tersebut menjadi daerah produksi maupun daerah pemasaran
komoditas pertanian unggulan.

Berdasarkan fenomena tersebut, maka perlu dilakukan suatu
identifikasi pola ruang aliran komoditas pertanian unggulan di Provinsi
Banten. Hal ini baik terasa maupun tidak terasa, cepat atau lambat akan
berdampak bagi kelangsungan perkembangan Provinsi Banten. Oleh karena itu untuk dapat menciptakan, memacu serta mendukung pengembangan wilayah Provinsi Banten, salahsatu usaha yang perlu dilakukan adalah suatu studi identifikasi pola ruang aliran komoditas pertanian unggulan di wilayah tersebut.
Analisis komoditas pertanian unggulan berdasarkan tujuh (7) kriteria, yaitu dilihat dari perkembangan produksi, tingkat produktivitas dan nilai produksi yang semakin diperkuat oleh hasil pengelompokkan potensi menggunakan aturan sturgess berdasarkan nilai produksinya, kebijakan pemerintah daerah, merupakan komoditas yang telah diusahakan oleh masyarakat setempat, penyerapan tenaga kerja, kedudukan dan fungsi Wilayah Provinsi Banten.

Analisis pola persebaran produksi komoditas pertanian unggulan di
Provinsi Banten berdasarkan pada empat (4) indikator analisis
lokasi/sebaran aktivitas pertanian, yaitu faktor keuntungan lokasi,
perilaku pengusaha, kemampuan modal dan kebijaksanaan pemerintah.
Analisis yang digunakan untuk mengetahui pola aliran barang tiap
kabupaten/kota di Provinsi Banten menggunakan analisis kualitatif
deskriptif berdasarkan informasi dan data di lapangan yang diolah.
Pola ruang aliran komoditas pertanian yang terbentuk di Provinsi
Banten dipengaruhi oleh dikotomi wilayah selatan dan wilayah utara.
Persebaran sentra-sentra produksi komoditas pertanian unggulan didominasi oleh empat kabupaten yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Pemasaran komoditas pertanian unggulan cenderung untuk memenuhi wilayah lokal Provinsi Banten (kabupaten/kota) dibandingkan ke luar daerah (ekspor). Pusat pemasaran utama terletak di Kota Tangerang dan Kota Cilegon. Pola ruang aliran komoditas pertanian unggulan antarwilayah di Provinsi Banten menunjukkan suatu spesialisasi wilayah dan saling melengkapi (sumber: interaksi).

 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2010 in Warga Malingping

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: